Namun
diakuinya, belakangan ini kegiatan gotong royong di tengah kehidupan
masyarakat cenderung menurun. Sikap, saling acuh atau tidak saling
peduli antara satu dengan lainnya, mulai terlihat.
“Sehingga, bisa menimbulkan sikap saling curiga diantara masyarakat,” ujar Punding kepada awak media, belum lama ini.
Ia
juga mengingatkan, bahwa masyarakat merupakan pelaku pembangunan,
penerima manfaat, sekaligus pengawas dari kegiatan pembangunan. Dengan
demikian, peningkatan peran aktif dan kepedulian masyarakat dalam
pembangunan diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki.
“Serta tanggungjawab dalam melaksanakan, memanfaatkan dan melestarikan hasil-hasil pembangunan," ucap Punding.
Lebih
jauh, Politisi Partai Golkar itu juga meminta kepada masyarakat agar
turut serta menjada kondisi Keamanan dan Ketertiban dalam masyarakat
(Kamtibmas), supaya selalu tercipta situasi yang aman terkendali.
“Mari kita jaga, dan ciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan kita masing-masing,” imbaunya. (yog)



Blogger Comment
Facebook Comment