Kuala Kapuas,GK-Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Ke 16 Tingkat
Provinsi Kalimantan Tengah resmi digelar. Kegiatan itu dihadiri oleh Bupati
Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK
Kabupaten Kapuas Ny Ary Egahni Ben Bahat SH.
Acara yang digelar setiap tiga tahun sekali tersebut dibuka
langsung oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran yang ditandai dengan penekanan
Tuts Piano, Sabtu (17/9) malam di Stadion Hinang Goloa, Nanga Bulik, Kabupaten
Lamandau.
Rangkaian pembukaan berlangsung dengan meriah yang sebelumnya
disertai dengan ibadah bersama, defile dan beragam penampilan tari kolosal yang
dibina langsung dari koreografer terkenal ibukota Ari Tulang. Dimeriahkan pula
dengan artis ibukota lainnya Jhon Pantau, Gracia Indri, Rio Febrian dan
Lea Simanjuntak serta Armada Band yang akan diundang dalam penutupan kegiatan
nantinya.
Adapun tema yang diangkat dalam Kegiatan Pesparawi Ke 16 ini
adalah,”Aku Hendak Menyanyi Bagi Tuhan Selama Hidupku, Aku Hendak Bermazmur
Bagi Allahku Selagi Aku Ada (Mazmur 104:33)”. Dengan Subtema,”Melalui Pesparawi
Ke XVI Kita Tingkatkan Keimanan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Kita Bangun
Toleransi Antar Umat Beragama Menuju Kalteng Berkah”.
Menurut laporan dari Bupati Lamandau Ir Marukan MAP yang juga
selaku Ketua Umum Panitia Penyelenggara mengatakan kegiatan Pesparawi Tingkat
Provinsi Kalteng diikuti oleh 13 Kontingen Kabupaten dan satu kota, dengan
jumlah secara keseluruhan peserta yaitu 3.142 orang.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan yaitu diantaranya untuk
mengembangkan mutu kreatifitas seni dan budaya yang hidup dalam tata ibadah
Umat Kristiani sekaligus memelihara dan melestarikan budaya daerah sebagai
bagian dari budaya bangsa.
Kemudian, meningkatkan keharmonisan kerukunan, toleransi antar
umat beragama di Kalimantan Tengah yang merupakan sarana untuk memupuk rasa
kebersamaan dan persaudaran antar umat Kristen yang ada di Kalimantan Tengah
sekaligus salah satunya upaya mewujudkan sasaran pembangunan bidang keagamaan.
“Serta merupakan langkah awal mempersiapkan kontingen Provinsi Kalimantan
Tengah untuk mengikuti Pesparawi Nasional Ke 12 Tahun 2018 di Pontianak
Kalimantan Barat,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Kalteng dalam sambutannya mengatakan
penyelenggaraan Pesparawi tersebut merupakan bagian dari kegiatan yang dapat
menyemarakan kehidupan beragama sekaligus sebagai media untuk mempererat dan
memperkokoh kerukunan umat Kristiani antar umat beragama, umat beragama dengan
pemerintah. “Karena kegiatan ini ditetapkan secara berjenjang mulai dari tingkat
Kabupaten/Kota, Provinsi, Nasional dan semuanya tanggung jawab antara
pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.
Kemudian, lanjut dia, kegiatan itu merupakan bagian kegiatan
pembinaan kerohanian yang nanti dapat diwujudkan dalam sikap dan tingkah laku
individu sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan mendorong Umat
Kristiani untuk mengembangkan kemampuan dalam bidang seni dan budaya yang ada
dalam kehidupan masyarakat khususnya Provinsi Kalimantan Tengah.
“Saya atas nama pribadi dan pemerintah Kalimantan Tengah
menyambut baik dan mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan ini yang
dilaksanakan secara berjenjang dan konsisten setiap tiga tahun sekali secara
bergantian,”ucapnya.
Diakhir sambutannya, ia selaku Gubernur menyampaikan bagi yang
juara nantinya direncanakan akan diberangkatkan untuk mengikuti perjalanan
rohani ke Yerusalem sebanyak 50 orang. Kemudian, ia berpesan kepada semua
masyarakat untuk menjaga kebersamaan, persatuan dan persaudaraan demi
Kalimantan Tengah. (kmf/fgk)



Blogger Comment
Facebook Comment