Palangka Raya, GK - Guna meningkatkan kualitas dan mutu
pelayanan pendidikan, Sekolah Tinggi
Agama Hindu Negeri Tampung Penyang menggalang nota kesepahaman atau Mou dengan
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng dan juga BPJS Kesehatan dalam
pengadaaan jaminan kesehatan di lingkungan kampus.
Kepada sejumlah wartawan, Ketua STAHN Tampung Penyang
Palangka Raya I Ketut Subagyasta , Jumat (22/09/2017) menjelaskan di bidang
kesehatan mahasiswa membutuhkan kondisi belajar yang sehat sehingga
akhirnya sukses meraih prestasi dan studi
. Sehingga pihak STAHN TP Palangkaraya menganggap kerjasama dengan BPJS
Kesehatan sangatlah penting. Diharapkan, BPJS Kesehatan mampu memberikan
dorongan motivasi dengan berbagai program pembinaan kemahasiswaan. Ketua STAHN
ini juga menambahakan penyelenggaraan jaminan kesehatan ini akan dilakukan
secara estafet antara mahasiswa baru dan lama.
“Nantinya kami dan BPJS akan melakukan pengaturan program
sesuai ketentuan yang berlaku”, tegasnya.
Sementara dengan Disbudpar Kalteng, STAHN Tampung Penyang
kini telah memiliki dua prodi kebudayaan yakni pramuwisata dan seni keagamaan Hindu.
Diharapkan Disbudpar mampu menjadi motivator, pembimbing dan Pembina kampus
keagamaan Hindu ini menjadi berkembang baik dari masa ke masa. Seni Budaya
kegamaan Hindu dan Kalteng juga diharapkan tidak punah dan pudar dengan
hadirnya dua prodi tersebut.
Seperti diketahui, penandatanganan Mou antar instansi
yakni STAHN Palangka Raya dengan Disbudpar dan juga BPJS Cabang Palangkaraya ini
dilangsungkan sebelum seminar regional yang diinisiasi oleh Jurusan Dharma
Acarya STAHN Tampung Penyang. Ikut hadir dalam penandatangan Mou ini adalah
Kadisbudpar Kalteng, Guntur Taladjan, dan juga Kepala BPJS Kesehatan Cabang
Palangka Raya Elke Winasari. (Sogi)



Blogger Comment
Facebook Comment