Kuala Kapuas,GK – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas menggelar Kegiatan
Gerakan Jalan Sehat yaitu Gerakan Sadar Pilkada Serentak Tahun 2018, yang
dilepas secara langsung oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat MM MT, di depan
Kantor KPU Kapuas, Minggu pagi (29/10).
Hadir saat itu, Kapoles Kapuas AKBP Sachroni Anwar, Wakil Ketua
DPRD Kapuas Indah Purwanti, Ketua DPD Partai Golkar, Ketua KPU Kapuas
Bardiansyah, Kepala SOPD, Tokoh Masyarakat dan warga Kapuas.
Adapun dasar dilaksanakannya kegiatan tersebut yaitu berdasarkan
instruksi dari KPU RI bahwa pada tanggal 29 Oktober 2017 agar dilaksanakan
Gerakan Jalan Sehat yaitu Gerakan Sadar Pilkada Serentak Tahun 2018 di 171
daerah di Indonesia.
Bupati Kapuas dalam sambutannya mengatakan Gerakan Jalan Sehat
Secara Serentak merupakan sarana untuk mensosialisasikan dan meningatkan kepada
seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kapuas untuk berpartisipasi dalam Pilkasa
Serentak Tahun 2018.
Untuk itu, ia mengharapkan seluruh masyarakat untuk beramai-rami
hadir ikut memilih sehingga mencapau target yang telah ditentukan. “Mari kita
bersama-sama menjaga kerukunan, kedamaian, dan ketertiban di Kabupaten Kapuas.
Kita satukan langkah, pikiran, visi dan misi untuk membangun Kapuas kearah yang
lebih baik dan kita jaga kota kita yang luar biasa bersih ini,” harap Ben
Brahim.
Sementara itu, Ketua KPU Kapuas mengapresiasi kehadiran tamu
undangan dan warga masyarakat yang hadir berpartisipasi dalam kegiatan itu.
Menurut penuturannya, Bardiansyah mengatakan dalam beberapa dekade
pemilihan bahwa partisipasi pemilih di Kapuas selalu menurun, dari pemilihan
legislatif pada tahun 2014 yaitu 69 Persen, kemudian turun lagi dalam pemilihan
Presiden yaitu 60 persen dan mengalami penurunan lagi pada saat pemilihan
Gubernur yaitu partisipasi pemilih hanya 50,7 persen.
Ia mengimbau kepada seluruh SOPD maupun tokoh masyarakat dan
rekan-rekan partai politik melalui kegiatan tersebut agar
bersama-sama mensosialisasikan sehingga partisipasi pemilih nantinya dalam
Pilkada 2018 sesuai target nasional yaitu 77,5 persen.
“Apa yang kita inginkan sesuai dengan target yang telah
ditargetkan. Kita adalah negara Pancasila dan menganut UUD 1945, ke depan kita
nantinya memilih pemimpin yang berkualitas, tidak memandang suku, agama, ras
dan golongan, karena kita adalah Negara Pancasila,” pungkasnya. (hmskmf/fgk)



Blogger Comment
Facebook Comment