Kepada GK, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Andi
Herman , Selasa (03/10/2017) menjelaskan, kegiatan deteksi dini kanker leher
rahim ini akan digelar pada 12 Oktober mendatang di Kantor Kejaksaan Tinggi
Kalteng. Saat ini diyakini kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini
kanker leher rahim masih rendah. Kegiatan ini dihadirkan untuk memberikan
pemahaman pentingnya melakukan deteksi dini terhadap penyakit ataupun munculnya
kanker leher rahim pada perempuan tanpa harus menunggu datang gejalanya.
Kegiatan ini , jelas Andi Herman, digelar untuk memperingati bulan peduli
kanker payudara yang jatuh pada Oktober
2017. Kejaksaan ikut ambil bagian dengan menunjukkan kepedulian melakukan
pemeriksaaan karena menjadi bagian program pemerintah pusat untuk membebaskan
wanita Indonesia dari kanker.
“Sebelum dilakukan deteksi dan pemeriksaan, kita juga akan menggelar penyuluhan kesehatan
seputar area genital dan leher rahim untuk memberi pengetahuan bagi perempuan. Para
peminat dapat segera mendaftarakan diri atau mendatangi Kejati Kalteng untuk
mendapatkan informasi lebih lanjut”, terangnya.
Lebih jauh dijelaskan, deteksi ini akan menggunakan Tes
IVA yang merupakan salah satu cara untuk deteksi dini penyakit kanker serviks
atau kanker mulut rahim. Tes IVA diketahui tidak sakit dan dinilai efektif
mendeteksi kanker serviks. Tes IVA dilakukan hanya sekitar 3 sampai 8 menit. (Sogi)



Blogger Comment
Facebook Comment