Kasongan,GK - 14
desa di lima kecamatan se Kabupaten Katingan serentak melaksanakan
pemilihan kepala desa (Pilkades) pada Minggu (22/10) kemarin. Secara
umum, pencoblosan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 13.00
WIB berjalan tertib, aman dan lancar. Belum terpantau adanya gejolak di
masyarakat, terutama aksi yang berpotensi mengancam stabilitas daerah.
Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Katingan Kabul Mustiman
mengatakan, terciptanya kondusifitas dihari pencoblosan tersebut
menggambarkan kedewasaan pandangan politik masyarakatnya saat ini.
Dirinya menuturkan, dalam setiap pemilu pasti akan banyak dijejali
kepentingan-kepentingan berbagai pihak. Namun semua itu nampaknya bisa
disikapi dengan arif dan bijaksana oleh seluruh pihak yang terlibat.
"Padahal
Pilkades ini cukup rawan terjadi konflik, tapi pada kenyataan malah
berlangsung lancar. Mungkin karena faktor kedekatan, sebab mulai dari
pemilih, panitia hingga para calonnya masih terpaut keluarga,"
ungkapnya, Senin (23/10).
Menurutnya,
sampai saat ini dirinya belum menerima adanya laporan dari berbagai
pihak yang menganulir maupun merasa dirugikan atas hasil pemilihan
tersebut.
"Selama dua
kali melaksanakan Pilkades, angka partisipasi pemilihnya sangat tinggi
sekali atau mencapai 80 persen. Menurut saya, inilah pemilu yang
sesungguhnya di tingkat desa," imbuhnya.
Berdasar
pantauannya di lapangan, pelaksanaan Pilkades di daerahnya sudah
berlangsung secara jujur, bersih dan demokratis. Hal itu dibuktikan
dengan mulusnya pelaksanaan Pilkades, baik dari awal tahapan,
pencoblosan maupun saat perhitungan suara.
"Azas dari
sebuah pemilu itu sudah terpenuhi semuanya. Karena masyarakat memiki
kedekatan yang cukup intens dengan kandidat, sehingga muncul kesadaran
untuk memilih calon kades yang terbaik bagi desanya," sebut Kabul.
Pelaksanaan
Pilkades kali ini lebih baik dari sebelumnya. Tiap kandidat diberikan
ruang dan waktu untuk mensosialisasikan hingga menyampaikan visi misinya
kepada masyarakat. Selain itu, animo masyarakat untuk menjadi bakal
calon kepala desa juga sangat tinggi dibanding pelaksanaan sebelumnya.
"Jadi masyarakat bisa menilai secara langsung, mana
kandidat yang pantas memimpin desanya. Selain itu, animo kaum perempuan
untuk menjadi bakal calon kades juga cukup tinggi. Yang pasti ada
beberapa nama yang masuk, tapi saya belum tahu apakah mereka terpilih
atau tidak," tukasnya.
Dirinya belum
dapat memberikan informasi terkait para calon yang terpilih pada
Pilkades tersebut. Pasalnya, data sepenuhnya belum terkumpul. Pihaknya
berjanji bakal memberikan informasi itu secepatnya.
"14 desa sudah
melakukan perhitungan dan para kandidat juga sudah menandatangani
berita acaranya. Akibat kondisi geografis, maka sebagian data resmi
belum sampai ke tangan kita. Karena lokasi 14 desa ini berpencar saling
berjauhan," pungkas Kabul Mustiman. (BS)




Blogger Comment
Facebook Comment