Kasongan,GK -
Seorang pekerja meninggal dunia, setelah jatuh dari ketinggian 20 meter.
Rangka besi tower repeater Handy Talky (HT) yang sudah usang tiba-tiba
patah. Leher pemuda asal Jawa Barat nyaris putus, setelah tersangkut
tali baja sebelum terjun bebas.
Sedangkan tiga
rekan kerja lainnya, berhasil selamat walaupun mengalami cedera yang
cukup serius. Korban tewas rencananya bakal dipulangkan ke kampung
halaman. Peristiwa itu murni kecelakaan kerja. Peristiwa itu terjadi
pada Sabtu (21/10) sekitar pukul 10.40 WIB tepat di samping Mako Polsek
Katingan Hilir.
Kapolres
Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu
Nurheriyanto Hidayat membenarkan peristiwa nahas tersebut. Korban
diketahui bernama Heri Hermawan (27) warga Dusun Salak RT 001 RW 003
Kelurahan Cimarias Kabupaten.
"Pekerja
berjumlah empat orang, dua di antaranya berada di atas tower repeater
sisanya di bawah. Mereka ingin melepas rangka besi untuk diganti,
ternyata tower patah tepat di tengah dan langsung menjatuhkan kedua
pekerja dari ketinggian 20 meter," ungkapnya, Minggu (22/10).
Nahas, pada
saat kecelakaan kerja tersebut leher korban malah tersangkut tali baja
hingga nyaris putus. Korban tewas seketika. Sedangkan rekannya, Erik
(55) yang juga berada di tower mengalami cedera serius dan langsung
dirujuk ke RSUD Doris Silvanus Palangka Raya.
"Tidak cuma
itu, Dedy Kusmayadi (27) yang berada di bawah juga mengalami luka
serius. Setelah mencoba menyelamatkan dengan menahan tali pengaman kedua
rekannya. Cuma satu pekerja atas nama Firman Bahtiar yang selamat tanpa
cedera," imbuh kapoksek.
Korban selamat
Erik saat ditemui di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Mas Amsyar Kasongan
menuturkan, mereka berempat pada Sabtu pukul 07.00 WIB diminta untuk
menurunkan antena sekaligus bongkar tower yang berbentuk kraimuna.
Rencananya tower itu mau di pindahkan ke Polsek Katingan Tengah di
Tumbang Samba.
"Saya memang
naik tower tapi posisinya berada jauh di bawah. Saat patah, Heri berada
di pucuk tower. Patahnya sekitar 20 meter dari dasar tanah, kami berdua
ikut terjatuh dan sempat tertimpa kawat sleng pengencang tower,"
sebutnya.
Usai kejadian,
mereka langsung dievakuasi jajaran anggota Polsek Katingan Hilir ke
rumah sakit. Sedangkan temannya dinyatakan tewas, karena mengalami luka
yang sangat parah.
"Murni
kecelakaan kerja. Heri mengalami patah leher, luka sobek pada kepala dan
luka parah di bagian betis kirinya. Rencananya korban tewas bakal
diterbangkan ke kampung halaman untuk di kebumikan," ungkapnya.
Sementara itu,
Firman Bahtiar mengatakan, pada saat itu kedua rekannya hendak
menurunkan antena kraimuna yang berada di pucuk tower repeater milik
Polsek Katingan Hilir Jalan Pusara Cinta Kelurahan Kasongan Baru. Dedy
Kusmayadi merupakan penanggungjawab sekaligus kontraktor proyek
perbaikan tower repeater. Mereka merupakan pekerja dari PT Alpha Cipta
Raya yang beralamat di Taman Kedoya Baru blok a1 nomor 41 Kedoya Selatan
Kebon Jeruk DKI Jakarta.
"Perusahaan
kami bekerjasama dengan Polri untuk merelokasi tower SST 42 M di Polsek
Katingan Hilir ke Polsek Katingan Tengah," pungkasnya. (BS)



Blogger Comment
Facebook Comment