Palangka Raya, GK - Sebanyak kurang lebih 350 perempuan
ikut dalam pemeriksaan dan deteksi dini kanker leher rahim yang digelar oleh
Kejaksaan Tinggi Kalteng, Kamis (12/10/2017). Peserta yang sebagian besar
datang dari kalangan ibu rumah tangga atau IRT ini terlihat antusias mengikuti
deteksi kanker serviks menggunakan metode IVA. Selain menggelar deteksi kanker
servis gratis, panitia yang terdiri dari unsur Kejati dan Ikatan Adhyaksa
Dharmakarini juga memberikan bonus berupa sembako gratis.
Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua Ikatan Adhyaksa
Dharmakarini Kejati Kalteng Norma Andi Herman berharap, dengan adanya deteksi
dini di kejaksaan, masyarakat tergerak
hatinya untuk memeriksakan kesehatannya. Deteksi dan tes dengan metode IVA
tidak sedikitpun menakutkan . Justru dengan pemeriksaan ini, dapat membangun
dan menggugah kesadaran warga masyarakat Kalteng untuk peduli kesehatan.
Terkhusus untuk lebih mau peduli terhadap pemeriksaan leher rahim dengan Tes
IVA.
Peserta yang digalang ini, jelas Norma, sebagian berasal
dari Majelis Taklim, Anggota IAD,
pengajian dan warga Kalimantan Tengah. Panitia , imbuhnya menggalang peserta
dalam sebulan terakhir baik melalui pengumuman dan ajang Car Free Day.
“Sembako yang dibagi panitia, berasal dari inistiatif
untuk memancing minat dan niat perempuan dan warga masyarakat mengikuti tes IVA
ini. Kami , panitia juga menggalang kerjasama dengan pihak Dinkes Provinsi,
BPJS Kesehatan, Puskemas dan RS Dorris Sylvanus”, jelasnya.
Lebih jauh dari pengamatan GK , kegiatan deteksi dini
kanker serviks ini berlangsung lancar dan tertib. Dari pagi pukul 08.00 WIB,
peserta tak henti-hentinya berdatangan hingga ditutup pada pukul 13.00 WIB.
Antusias warga terlihat dari ramainya ruang tunggu pemeriksaan yang digelar di
Halaman tengah Kantor Kejati Kalteng. Sebelum menggelar tes IVA, panitia juga
membuka kegiatan ini dengan mengadakan sosialisasi mengenai kanker leher rahim
yang perlu diketahui kaum perempuan. (mrt/sogi)




Blogger Comment
Facebook Comment