Kegiatan itu diikuti oleh peserta
berjumlah 166 orang yang terdiri dari para Kepala Desa, operator desa serta
aparat desa lainnya yang dibuka secara langsung oleh Sekda Kapuas Rianova SH,
di Aula Hotel Luwansa Palangka Raya, selasa 23/5 pagi.
Pada malam harinya dilaksanakan
acara ramah tamah dengan Bupati Kapuas yang didampingi oleh Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas, beberapa Camat dalam wilayah Kabupaten Kapuas
serta diikuti oleh seluruh peserta Bimtek.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Kapuas
Ben Brahim S Bahat berpesan kepada seluruh peserta Bimtek agar dapat mengikuti
kegiatan tersebut dengan baik sehingga nantinya para kepala Desa beserta
perangkatnya dapat melakukan pelaporan pertanggungjawaban keuangan desa dengan
baik dan benar dengan format yang mudah dimengerti dan tidak bertele-tele.
Dia juga menyampaikan rasa bangganya
dengan para Kepala Desa atas perannya dalam pembangunan di desanya masing-masing serta turut memelihara, menjaga kerukunan dan
kedamaian di Kabupaten Kapuas sebagai modal utama dalam melaksanakan
pembangunan di Kabupaten Kapuas agar lebih maju dan sejahtera,katanya.
“ Saya berpesan kepada seluruh
Kepala Desa untuk selalu mewaspadai terhadap hasutan serta adu domba oleh orang
yang tidak bertanggung jawab, mari kita jaga persatuan dan kesatuan serta
kedamaian” Ajak Ben Brahim.
“Kepala Desa sebagai ujung tombak
pemerintahan diharapkan turut berperan aktif untuk memberantas peredaran
obat-obat terlarang, baik narkoba, Zenit, minuman keras dan judi. Apabila
menemukan para pengedar agar supaya segera melaporkan secara berjenjang kepada
petugas keamanan setempat” Pinta Ben Brahim.
Masih ditempat yang sama Bupati
juga menginformasikan bahwa pelabuhan batanjung akan segera operasional pada
tahun 2018 dengan menggunakan dana dari Pusat, sedangkan jalan dari Basarang
menuju ke Batanjung akan dibantu dari Provinsi KalimantanTengah. Hal tersebut
nantinya sangat berdamapak positive untuk
meningkatkan pendapatan asli daerah serta pendapatan masyarakat sekitarnya.
Sedangkan untuk pengerukan sungai
Kapuas Murung akan dimulai pada bulan nopember 2017 dan diperlirakan selesai
pada bulan mei 2018, diharapkan dengan dilakukannya pengerukan sungai Kapuas
Murung tersebut maka seluruh tongkang
akan keluar masuk melalui sungai Kapuas
murung yang pada akhirnya berdampak terhadap meningkatkan PAD Kabupaten Kapuas,
Ujarnya.(Rizky).



Blogger Comment
Facebook Comment