![]() |
| Sakariyas,SE Bupati Katingan |
Kasongan,GK -
Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Katingan berkomitmen penuh berantas
peredaran narkoba maupun obat-obatan terlarang di daerahnya. Salah
satunya dengan aktif melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba ke berbagai
tingkat sekolah.
Bupati yang
juga Ketua BNK Katingan Sakariyas berpesan, agar anak-anak usia sekolah
mengetahui sekaligus menyadari pentingnya bahaya mengkosumsi narkoba.
Bukan cuma merugikan diri sendiri, namun juga keluarga dan orang lain.
"Kepada
anak-anak semua jangan sekali-kali menggunakan atau mengonsumsi narkoba,
yang bisa merusak generasi muda. Harus kita jauhi mulai dari sekarang,"
ajaknya, Jumat (13/10).
Belum lama
ini, dirinya sempat blusukan ke SMPN 1 Kamipang untuk melaksanakan
kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar. Mantan wakil bupati
berjanji, untuk menggencarkan program katakan tidak pada narkoba ke
seluruh penjuru daerahnya.
"BNK Katingan
sejak tahun 2016 lalu sudah beberapa kali melakukan sosialisasi tentang
bahaya narkoba di sekolah. Hal ini sebagai tindakan konkrit BNK dalam
memberantas narkoba," sebutnya.
Menurutnya,
pendekatan melalui sosialisasi tersebut cukup penting, terutama kepada
generasi muda sebagai penerus bangsa di Katingan.
"Sosialisasi
tentang bahaya narkoba ini ke depan akan terus kita laksanakan di
sekolah-sekolah. Kita sesuaikan dengan anggaran dan jadwal yang ada,"
ujarnya.
Dirinya
bersama jajaran Polres Katingan, Polsek, Satpol PP hingga Dinas
Kesehatan selalu mengupayakan yang terbaik dalam memberantas narkoba.
Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) beberapa
waktu lalu.
"Tidak cuma
kunjungan dan sosialisasi saja, kadang juga melakukan sidak ke sejumlah
sekolah yang terindikasi. Bahkan pernah menangkap tangan pelajar SD, SMP
dan SMA yang sedang mabuk obat-obatan itu," ungkapnya.
Meskipun para pelajar tersebut tidak diproses secara hukum, namun Sakariyas meminta agar pihak sekolah maupun orangtua lebih intens mengawasi pergaulan anak-anaknya.
Meskipun para pelajar tersebut tidak diproses secara hukum, namun Sakariyas meminta agar pihak sekolah maupun orangtua lebih intens mengawasi pergaulan anak-anaknya.
"Oleh karena itu, saya berupaya untuk membebaskan
masyarakat kita di Katingan ini dari bahaya ketergantungan narkoba dan
semua jenis obat-obatan terlarang. Meskipun sampai saat inj sanksinya
cuma berupa Undang Undang Kesehatan saja," pungkasnya. (BS/TOBU)




Blogger Comment
Facebook Comment