![]() |
| Illustrasi Raibnya Dana APBD Kabupaten Katingan |
Kasongan,GK- Penyelewengan dana APBD masih marak dilakukan oleh
oknum pejabat Kepala Daerah di seantero nusantara.Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten
Katingan yang sempat menyeroak kepermukaan dan menjadi perbincangan hangat
dimasyarakat perihal raibnya miliaran
rupiah dana APBD Tahun 2014 yang disimpan Pemerintah Kabupaten Katingan dalam
bentuk Devosito pada Bank BTN Pondok Pinang Jakarta. Terakhir uang tersebut
masih di simpan sebesar Rp 35 Miliar dari saldo awalnya sebesar Rp 100 miliar.
Ketika dilakukan pengecekan oleh pemerintah daerah dan ternyata sisa uang
tersimpan hanya tersisa Rp 935 Juta. Sempat ditarik pemerintah daerah Rp 65
miliar, namun peruntukannya hingga sekarang masih belum jelas penggunaanya.
Ketua DPRD Kabupaten Katingan Ignatius
Mantir L Nussa Kamis kepada sejumlah Wartawan membenarkan Dana Miliaran rupiah milik
Pemerintah Kabupaten katingan yang didevosito di Bank BTN Pondok Pinang Jakarta
setelah menerima pemberitahuan resmi melalui surat dari Pemerintah Kabupaten
Katingan.
Pihak penyidik Reskrimsus Polda
kalteng terus mengembangkan kasus ini untuk
mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat menghilangnya APBD Pemkab Katingan
yang tersimpan di Bank luar Kalteng tersebut. Untuk diketahui semua pejabat
teras Pemerintah Kabupaten Katingan sudah diperiksa untuk diminta keterangan oleh
penyidik antara lain Drs.Roby MAP,Asisten III Setda Kabupaten Katingan Alpian
Nor SH MH Kabid Perbendaharaan dan Kas Daerah Tekli,Sekda kabupaten Katingan
Drs.Nikodemus MM dan Bupati Salariyas,SE.
Bupati Katingan Sakariyas SE kepada
wartawan membenarkan bahwa dirinya baru saja diminta keterangan oleh Polda
Kalteng.Dia mengaku sangat terbuka kepada penyidik yang menggali informasi
dengan mereka dan tidak ada yang harus ditutupi mengenai uang rakyat Katingan
hingga kini tidak jelas di Bank BTN Pondok Pinang tersebut.
Direktur Low and Development Wacth (LDW)
Kalimantan Tengah Drs.Menteng Asmin kepada Gerakkalteng.com meminta kepada
Polda Kalteng dan Polda Metro Jaya usut tuntas,segera ditangkap pelaku utamanya
yakni diduga mantan Bupati Katingan AYT dan Kepala Bidang Perbendaharaan dan
Kas Daerah TLI dengan semua pejabat pejabat yang paling bertanggung jawah
dengan pengelolaaan keuangan daerah, termasuk Sekda Kabupaten Katingan sebagai Ketua
Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Katingan , serta oknum pegawai BTN yang di
Jakarta.
Menteng Asmin percaya pihak penegak
hukum Polda kalteng dan Polda Metro Jaya bisa menjalankan tugas sesuai amanah
dari undang undang bekerja profesional mengungkap kasus ini,jangan main main
karena ini uang rakyat Katingan jangan sampai masyarakat Katingan turun kejalan
untuk demontrasi mendesak aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus
ini.Harapan kami dari masyarakat Katingan meminta segera tangkap pelaku
utamanya karena ini merupakan Korupsi berjamaah ucap menteng dengan serius.
Ditempat terpisah Ketua Umum Lembaga
Pencari Fakta Dan Pengungkap Kasus Wilayah Kalimantan Tengah (LPFPK-WKT) Moch
Yunan Meminta kepada Penegak Hukum Kejaksaan dan Kepolisian untuk mengungkapkan
kasus ini siapa pejabat pemkab yang terlibat dalam hal ini.
Sekali lagi saya meminta kepada
pihak penegak hukum untuk bergerak cepat bertindak tepat karena dari
Pandangan hukum terlihat sekali ada niat
jahat (mens rea ) dan masuk ranah
korupsi serta penyalahgunaan wewenang karena pengunaan dari keuangan tersebut
tidak jelas.
Ditambahkan Moch Yunan Kasus
hilangnya dana milik pemda ini menunjukan kinerja Inspektorat kabupaten
Katingan buruk sekali dan mandul tidak bisa menjalankan kewenangannya sebagai
pengawasan intern pemerintah Daerah.
Dipenghujung wawancara Moch Yunan menyebut pejabat yang paling bertanggungjawab atas raibnya Dana milik Pemerintah Kabupaten katingan ini adalah Bupati,Sekda dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ucapnya dengan tegas.(sogi)
Dipenghujung wawancara Moch Yunan menyebut pejabat yang paling bertanggungjawab atas raibnya Dana milik Pemerintah Kabupaten katingan ini adalah Bupati,Sekda dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ucapnya dengan tegas.(sogi)




Blogger Comment
Facebook Comment